Puisi Prilly Latuconsina 'Lima Detik dan Rasa Rindu' Akan di Film kan

Prilly Latuconsina ternyata tidak hanya berbakat dalam akting. Aktris berusia 21 tahun ini juga ternyata berbakat dalam menulis puisi. Hal ini dibuktikan dengan puisi Prilly yang berjudul "Lima Detik dan Rasa Rindu". Rupanya, puisi tersebut rencananya akan diadaptasi ke versi layar lebar.

 

Tidak hanya itu, Prilly juga akan memerankan film yang ceritanya dibuat sendiri olehnya. Proses pembuatan film dari puisi "Lima Detik dan Rasa Rindu" pun telah mencapai tahap penyelesaian naskah. Rencananya, proses syuting film akan dimulai pada pertengahan tahun 2018.

"Biasanya karakter khayalan penulis, sekarang karakternya khayalan diri sendiri," ungkap Prilly saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, pada Rabu (14/3). Lebih lanjut, Prilly mengaku tertantang dengan karakter yang ia ciptakan untuk film tersebut.

"Kalau bingung (menentukan karakter) mau nanya ke siapa? Orang penulis yang bikin karakternya aku," ujar Prilly. "Tapi itu sebuah tantangan juga dan emang aku dari dulu selain di depan layar tertarik juga di belakang layar."

Saat ditanya mengenai awal mula puisinya diangkat menjadi film, Prilly mengaku sempat tidak percaya diri. Pemain film "Danur" tersebut pernah mengunggah puisinya di sebuah blog tanpa menyebutkan namanya.

Namun, berkat dorongan dari penulis novel Pidi Baiq, Prilly akhirnya berani untuk mempublikasikan puisinya. Seperti diketahui, salah satu karya Pidi Baiq adalah novelnya yang diadaptasi menjadi film "Dilan 1990".

"Tiba-tiba ditawari untuk jadi buku, dan ayah Pidi Baiq berhasil meyakinkan aku untuk enggak apa-apa puisi itu dibukuin," jelas Prilly. "Akhirnya, aku bukuin dan kemarin benar-benar lagi kontrol sama ayah (Pidi Baiq) untuk buku kedua."